Batik Maluku dan Tenun Ikat Tanimbar, Warisan Budaya yang Mendunia

Batik Maluku dan Tenun Ikat Tanimbar, Warisan Budaya yang Mendunia

SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Provinsi Maluku memiliki kekayaan kerajinan tekstil tradisional yang bernilai seni tinggi. Batik Maluku dengan motif khas cengkeh, pala, dan parang salawaku menjadi salah satu warisan budaya yang terus dilestarikan.

Di Kepulauan Tanimbar, terdapat Tenun Ikat Tanimbar yang prestisius dengan motif geometris rumit. Tenun ini menjadi simbol status sosial dan kebanggaan budaya dalam upacara sakral masyarakat setempat. Proses pembuatannya masih dilakukan secara tradisional dengan alat tenun kayu.

Selain tekstil, masyarakat Maluku juga ahli dalam mengolah kayu menjadi alat musik tifa yang dihiasi ukiran filosofis. Di Negeri Ouw, Pulau Saparua, terdapat tradisi pembuatan tembikar sempe yang masih menggunakan teknik manual. Kerajinan kulit kerang dan mutiara juga berkembang di wilayah pesisir.

Pemerintah Provinsi Maluku terus mendorong pelestarian kerajinan tradisional ini melalui pelatihan dan promosi. Diharapkan warisan budaya ini tetap lestari dan menjadi kebanggaan masyarakat Maluku. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya