Richard Louhenapessy Resmikan Tugu Adipura di Bandara Pattimura

Richard Louhenapessy Resmikan Tugu Adipura di Bandara Pattimura


Richard Louhenapessy Resmikan Tugu Adipura di Bandara Pattimura

Posted: 29 Dec 2018 08:31 PM PST

Richard Louhenapessy  Resmikan Tugu Adipura di Bandara PattimuraAMBON, LELEMUKU.COM – Walikota Ambon, Provinsi Maluku, Richard Louhenapessy di penghujung tahun 2018 meresmikan tugu Adipura bertempat di depan pintu masuk Bandara Internasional Pattimura-Ambon,(29/12).

Walikota dalam sambutannya menjelaskan Adipura merupakan simbol dari sebuah kinerja masyarakat dan pemerintah daerah terhadap komitmennya bagi lingkungan. Kota Ambon pernah mendapat Adipura pada masa kepemimpian Walikota Decky Wattimena, Walikota Yohanes Sudiono. Namun setelah itu, kurang lebih 17 tahun kota Ambon sudah tidak mendapat apresiasi dari Kementrian Lingkungan Hidup RI.

Dijelaskan, salah satu pra syarat penilaian untuk mendapat adipura tahun ini yaitu kepada kota-kota yang telah merumuskan dan menetapkan rencana strategi lingkungan dalam bentuk justrada.

"Di Lima tahun terakhir, Kota Ambon kembali mendapat tropi adipura secara berturut-turut dan tahun ini dipastikan kota Ambon kembali mendapat tropi Adipura,"tegasnya.

Walikota kemudian mengingatkan bahwa, dengan berdirinya tugu Adipura tepat di depan Bandara International Pattimura maka semakin berat tantangan dan tanggungjawab kita dalam menjaga lingkungan.

"Dengan diresmikan tugu ini, mari kita optimalkan peran dan tanggung jawab kita sehingga tugu adipura ini bukan saja dalam bentuk slogan atau monumen tapi terimplementasi dalam gaya dan perilaku kita,"tuturnya.

Walikota sampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang terus secara bersama menjaga lingkungan dimanapun berada.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan kota Ambon, Luzia Izaak menjelaskan bahwa tujuan dibuatnya tugu Adipura ini adalah untuk menginspirasi masyarakat kota Ambon dalam pengelolaan lingkungan perkotaan.

"Tugu adipura akan selalu mengingatkan warga kota tentang pentingnya memelihara lingkungan demi kehidupan yang berkelanjutan,"jelasnya.

Dijelaskan pula, desain tugu adipura terdiri dari tiga bagian utama, dimana dibagian kaki merupakan kolam air yang mewakili unsur kekayaan laut kota Ambon, kedua merupakan bagian badan berbentuk piramid yang mewakili unsur pegunungan kota Ambon, ketiga merupakan bagian kepala tempat diletakan tropi adipura.

Waktu penyelesaian seluruh tahapan pembangunan tugu adipura adalah 120 hari dengan alokasi anggaran yang bersumber dari APBD kota Ambon.

Hadir saat peresmian tugu Adipura, Kapolres P Ambon dan PP Lease, Staf Danlanud Pattimura, Danramil Baguala, Sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah Kota Ambon, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta para Kewang. (DiskominfoSandiAmbon)

Wanita di Kota Ambon Jadi Agen Perubahan Meraih Kemerdekaan

Posted: 29 Dec 2018 08:22 PM PST

Wanita di Kota Ambon Jadi Agen Perubahan Meraih KemerdekaanAMBON, LELEMUKU.COM  – Saat ini, Wanita terbukti dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara, mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan (agent of change).
Hal tersebut diutarakan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Yembise lewat sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, A.G.Latuheru pada Peringatan Hari Ibu (PHI) ke 90 Tahun 2018 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Apel Bendera yang berlangsung di Balaikota Ambon, Sabtu (22/12).

Dikatakannya, Hari Ibu Indonesia lahir dari pergerakan Bangsa Indonesia. Dalam pergerakan kebangsaan kemerdekaan, peran perempuan Indonesia menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam perjuangan panjang bangsa ini untuk meraih kemerdekaannya.

Sekkot menambahkan, Hakekat PHI setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna Hari Ibu sebagai momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan kaum perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

"Untuk itu, sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah itu, PHI ditetapkan setiap tanggal 22 Desember sebagai Hari Nasional", Terang Sekkot.

Dengan tema, 'Bersama meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa', PHI diharapkan mendorong semua pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian akan kesetaraan gender dan pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan .

"Ketahanan Keluarga merupakan pondasi dalam menerapkan kehidupan yang harmonis, damai, dan religius. Peran keluarga menjadi salah satu yang diharapkan dapat menjadi bagian utama/pilar untuk mencegah terjadinya kekerasan melalui penanaman nilai-nilai, karakter, dan budi pekerti", Kata Sekkot.

"Dengan demikian, saya berharap, Peringatan Hari Ibu ke-90 Tahun 2018 dapat medorong terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam setiap aspek kehidupan', Ungkap Sekkot kala menutup sambutan yang dibacakan. (DiskominfoSandiAmbon)

Jacob Patty Lantik Richard Louhenapessy Jadi Majelis Pembimbing Pramuka Kota Ambon

Posted: 29 Dec 2018 03:42 AM PST

Jacob Patty Lantik Richard Louhenapessy Jadi Majelis Pembimbing Pramuka Kota AmbonAMBON, LELEMUKU.COM – Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi  Maluku, Jacob Patty pada  Jumat (28/12) melantik Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Ambon, Richard Louhenapessy yang berlangsung di Aula Politeknik Negeri Ambon.

Ditempat yang sama, Walikota Ambon selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Ambon,juga melantik pengurus Kwartir dan Majelis Pembimbing Kwartir Cabang Kota Ambon masa bakti 2018-2023.

Dalam sambutannya saat melantik, Walikota menjelaskan, pengukuhan kepengurusann seperti ini adalah sebuah hal lazim terjadi pada organisasi-organisasi yang sehat, sebab salah satu indikator dari organisasi yang sehat itu adalah secara periodik melaksanakan dan mengimplementasikan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

"Pramuka merupakan salah satu organisasi kepemudaan kemasyarakatan yang sehat yang diatur dalam Undang-Undang dan yang tetap eksis selama ini untuk membina generasi penerus bangsa," Kata Walikota.

Walikota menambahkan, bangsa ini memahami sungguh generasi muda kita adalah harapan dan masa depan bangsa, dan undang-undang secara jelas mengisyaratkan bahwa kepramukaan  adalah bagian eksrakulikuler yang  wajib ada pada kurikulum pendidikan, karena bangsa dan pemerintah sadari sungguh, masa depan bangsa ini ditentukan oleh generasi muda kita sendiri.

Selain itu, Lanjutnya, Pramuka merupakan organisasi kepanduan yang aktif mendidik dan membina dalam membangun tunas bangsa yang berkepribadian dan berkarakter, agar siap menjadi garda terdepan dalam bidang ideoIogi negara demi NKRI.

"Pramuka adalah salah satu sarana  edukatif yang positif untuk bisa mempersiapkan generasi bangsa ini, mari kita bangun kota di tahun 2019.  Waktunya tinggalkan perbedaan pendapat, dan bersatu untuk membangun Kota ini dengan baik lagi," Ajak Walikota sembari menutup sambutannya.

Setelah pelantikan dilanjutkan  dengan perayaan Natal Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Ambon tahun 2018. (PPIDAmbon)

Pemkot Ambon Gelar Rapat Evaluasi Kinerja Pembangunan

Posted: 29 Dec 2018 08:34 PM PST

AMBON, LELEMUKU.COM – Guna mengukur Kinerja setiap OPD dalam setahun, 2 (dua) hari menjelang pergantian tahun, Sabtu (29/12), Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Provinsi Maluku melakukan Rapat Evaluasi Kinerja Pembangunan.

Rapat Evaluasi yang dipimpin oleh Walikota Ambon, Richard Louhenapessy  berlangsung di Ballroom Santika Hotel, diikuti oleh seluruh Kepala OPD, baik Eselon II maupun Eselon III didampingi oleh staf masing-masing.

Walikota sebelum membuka kegiatan tersebut menyampaikan, Rapat yang diselenggarakan bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pencapaian target dari masing-masing OPD.

"Rapat yang diselenggarakan agar kita semua dapat melihat adakah kemajuan yang kita peroleh dari tahun-tahun sebelumnya", Ungkap Walikota.

Walikota berharap, prestasi yang diperoleh masing-masing OPD atas nama Pemerintah Kota Ambon semakin meningkat dari tahun ke tahun.

"Selaku pimpinan daerah saat ini, saya berharap, prestasi kinerja kita bukannya mundur, tapi dari tahun ke tahun semakin membaik", Ujar Walikota.

Begitu banyak prestasi dan penghargaan yang diperoleh di tahun ini adalah bukti kerjasama dan support yang baik dari semua pihak, hal tersebut harusnya memotivasi diri untuk bekerja lebih baik kedepan. Oleh karena itu, lanjut Walikota, di tahun 2019 nanti, Pemkot harus lebih maju. "Kita bergerak, dan bergerak kedepan, bukan bergerak ditempat", terangnya.

Walikota Ambon, saat memberikan keterangan kepada awak media menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi, secara umum semua OPD bekerja cukup positif dilihat dari realisasi target yang rata-rata mencapai 99 persen.

"Namun demikian ada juga hambatan-hambatan teknis yang dihadapi, terutama dari segi pemanfaatan waktu, sehingga sampai dengan hari ini, masih juga terdapat penyerapan realisasi anggaran", akunya.

Mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal yang sama di tahun mendatang, Walikota berencana untuk membentuk tim pengendali/pemantau proyek yang nantinya berfungsi untuk menentukan jadwal serta mengevaluasi perkembangan proyek tersebut.

"Keberadaan Tim pemantau adalah untuk melihat serta mengevaluasi proses pengerjaan proyek, sehingga kedepan permasalahan-permasalahan pemanfaatan waktu pengerjaan dapat diatasi dengan baik", tutup Walikota. (DiskominfoSandiAmbon)
Richard Louhenapessy Resmikan Tugu Adipura di Bandara Pattimura Richard Louhenapessy Resmikan Tugu Adipura di Bandara Pattimura Reviewed by Redaksional on 17:53:00 Rating: 5

Info Terbaru

Loading...
Powered by Blogger.